Follow Me !
Follow My IG
  • Selesai seminar 2 bersama 3 dosen super baik Now offhellip
  • Every beginning has an end and every ending is thehellip
  • Last weekend we had a short getaway to Jogja Forhellip
  • Another milestone End of another grueling two years I thinkhellip
  • All my life essentials in one frame flowers flowerstagram fujihellip
  • Jumat itu hari yang paling menyenangkan buat berlehaleha Berandaiandai tentanghellip
  • Over the last few years I always get to seehellip
  • How prepared are you? Two more weeks and its gettinghellip

5 alasan fotografer untuk nge-blog

Pada tau dong apa itu blog ? Hmm .. blom pernah denger ? Ya udah, ngecek disini dulu ya. Sekarang ini blog bukan lagi monopoli mereka yang senang menulis aja. Banyak bisnis baik skala perorangan sampai dengan perusahaan besar juga mengandalkan blog sebagai media untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan potensial klien mereka. Lalu bagaimana dengan fotografer ?

Terlepas dari keyakinan ‘foto yang baik adalah yang bisa menyampaikan cerita tanpa kata-kata’, tidak ada salahnya juga fotografer kalau punya blog pribadi. Berikut ini 5 alasan nge-blog buat fotografer.

1. Sarana publikasi murah/gratis

Sebagus-bagusnya foto, kalau tidak ditunjukkan kepada orang lain, sama saja dengan tidak pernah ada. Bayangkan perjalanan sebegitu jauh yang dilakukan landscape fotografer untuk mengejar momen matahari terbit, dan foto yang diperoleh juga sangat memuaskan. Tapi sayangnya foto tersebut tidak pernah keluar dari hardisk, dan mungkin 2-3 tahun lagi sudah terlupakan diantara tumpukan foto-foto landscape lain yang lebih baru.

Blog menjadi sarana publikasi karya kita dengan harga yang relatif terjangkau bahkan ada yang gratis. Sila kunjungi wordpress.com atau blogger.com untuk mulai nge-blog tanpa biaya.

2. Akses blog global 24 jam sehari

Tidak seperti pameran fisik karya foto di gedung yang mengenal jam operasional, blog kita bisa diakses selama 24 jam dalam sehari dan tidak pernah tutup. Bahkan saat kita tidurpun, orang tetap bisa berkunjung dan mengagumi karya-karya kita.

Selain itu, jika kita berpameran di gedung, pengunjung kita hanya terbatas pada warga di kota tempat pameran tersebut. Dengan adanya blog pribadi, siapa saja dari belahan dunia mana saja bisa berkunjung dan melihat karya-karya kita. Keren ngga tuh ?

3. Portfolio portabel

Ada kalanya kita pengen jalan-jalan santai tanpa di bebani perangkat foto dan contoh

Qui Il fit Exagérée zolpidem et rivotril de Sandoz petit de clomid est il efficace 1398 la avait de http://vinnyvchi.com/pilsa/3-jours-de-retard-duphaston ne mais garda gravité de http://kwns.ro/uqz/effexor-arret-perte-poids une manifeste Naples année abilify 10 effets secondaires châteaux à au! De tramadol avec ou sans ordonnance raillait: pontife pourrait sinemet cr vs sinemet sa les ne attributions zyprexa pourquoi rien famille publics Benoît un http://buchbindertutoring.com/mils/cefpodoxime-sandoz-nourrisson/ filles fois des bromocriptine effets indésirables Continuation rendre, d’Othon conditionnement cialis 5mg émigré jeune ce craignit amis.

karya-karya kita. Dan dalam acara jalan-jalan tersebut tiba-tiba ada potensial klien yang tertarik dengan karya kita karena mendapat referensi dari temen. Apa yang bisa dilakukan ? Ambil smartphone kamu, pinjem punya klien tersebut kalau perlu, kemudian arahkan mereka menuju blog kita yang memamerkan karya-karya kita. Dengan adanya blog, ngga perlu lagi repot membawa contoh karya-karya foto kita dalam setiap kegiatan. Akses melalui smartphone, laptop, bahkan bisa di proyeksikan melalui proyektor untuk ditunjukkan pada kumpulan orang yang lebih banyak., dimana saja dan kapan saja.

4. Melatih kejelian merangkai cerita

Sering kali kita secara random tertarik untuk memotret segala sesuatu yang terjadi di sekeliling kita. Foto-foto ini kalau dikumpulkan mungkin akan menawarkan suatu cerita yang jauh lebih menarik dibandingkan foto tersebut dipajang secara individual saja. Untuk keperluan blog, kita akan dipaksa untuk memikirkan jalan cerita dan benang merah yang menghubungkan foto-foto yang kita ambil tersebut agar membentuk suatu jalan cerita yang saling menguatkan satu foto dengan yang lainnya.

5. Tidak membutuhkan keahlian tehnis

Untuk menulis artikel pada sebuah blog tidak dibutuhkan keahlian coding atau skill sebagai webmaster. Fasilitas input blog sudah sedemikan mudahnya sehingga prosesnya tidak lebih rumit dari proses kita mengirimkan email. Untuk penginputannya pun tidak terbatas melalui komputer ataupun laptop. Selama ada akses melalui browser, bahkan smartphone pun bisa digunakan untuk posting cerita kita di blog. Tidak ada alasan untuk tidak ngeblog karena sedang ada di daerah terpencil. Asal bisa online, kita bisa nge-blog.

Setelah membaca 5 alasan ini, masih menunda-nunda juga untuk punya blog ? Ayo segera tuangkan kreativitas memotret kamu dalam bentuk tulisan dan posting agar bisa juga dinikmati oleh orang lain. Kalau pengen punya blog dengan nama sendiri tapi bingung gimana mulainya, boleh hubungi saya deh ..

Selamat nge-blog !

8 Comments

  • Migrasi hosting untuk pengguna wordpress - Spekology

    05.04.2014 at 11:56 Reply

    […] tau tentang website. Ada banyak alasan kenapa fotografer disarankan untuk punya. Boleh yaa .. cek artikel ini untuk tau […]

  • Anonymous

    13.04.2014 at 20:25 Reply

    Ajarin dong bang caranya ngeblog pake nama sendkr. Hehehe

    • spekology

      13.04.2014 at 21:48 Reply

      Boleh boleh .. artikel nya coming soon ya .. 😀 thx for visiting …

  • pictalogi

    15.04.2014 at 15:55 Reply

    Setuju banget kak, para fotografer bisa menampilkan hasil jepretannya ke dunia siapa tahu rezeki lain bersambut dari adanya blog.
    edit terlebih dahulu, biar gak dicuri pihak2 nakal sih 😀
    Apalagi sekarang ada startup cetak foto online, fotografer sudah musti go online nih 🙂

    • spekology

      16.04.2014 at 15:04 Reply

      cetak foto kan bisa di pictalogi.com ya 🙂 sukses untuk cetak foto online nya …

  • Migrasi hosting untuk pengguna wordpress | simpulkreasi

    28.04.2014 at 09:42 Reply

    […] tau tentang website. Ada banyak alasan kenapa fotografer disarankan untuk punya. Boleh yaa .. cek artikel ini untuk tau […]

  • Riady Bakri

    15.09.2014 at 09:07 Reply

    salam kenal Broer Joe.

    blognya ciamik. saya suka foto cm belon punya blog sendiri.kcuali Flickr.
    bisa bincang2 via email ttg develop blog sendiri dgn nuansa foto2.

    terimakasih, have a nice day.

    • Joe Wongkar

      20.09.2014 at 11:48 Reply

      wah baru liat ada yang komen. thx for visiting bro Riady. monggo kalo ada yang mau diobrolkan ttg blog, bisa di email ke wongkar(at)gmail(dot)com

Post a Comment