Author Archives: Joe Wongkar

Migrasi hosting untuk pengguna wordpress

Di jaman online seperti sekarang ini fotografer juga mau tidak mau, suka tidak suka harus tau tentang website. Ada banyak alasan kenapa fotografer disarankan untuk punya. Boleh yaa .. cek artikel ini untuk tau kenapanya. Singkat cerita, spekology.com yang sudah mengudara sejak 2009 akhirnya memilih menggunakan WordPress sebagai content management system (cms) dengan alasan fleksibilitas dan ketersediaan theme yang berlimpah ruah. Saya jadinya tidak perlu pusing dalam pembuatan halaman websitenya…

Selamat dari Karang Gigi Hiu

Selamat dari Karang Gigi Hiu

“Duduknya agak kedepan Pak, biar ban depannya ngga terangkat”, teriak Pak Edi, pengemudi ojek yang mengantarkan saya dari Kiluan menuju Kelumbayan, disela-sela raungan sepeda motor bebek yang bekerja keras mendaki melintasi jalanan berbatu dan licin akibat rintik hujan yang mulai turun sore itu. Belum lama berselang sekitar jam 2 sore saya dan beberapa teman tiba di Teluk Kiluan, Lampung Selatan setelah menempuh perjalanan darat dari Jakarta selama 16 jam. Niat…

Wisata sejarah di Situs Gunung Padang – Cianjur

Wisata Cianjur selama ini identik dengan daerah puncak yang menawarkan suasana pegunungan dan hawa dingin sebagai tempat melepaskan penat dan stress warga ibukota. Situasi jalan yang macet menyerupai keseharian Jakarta tidak menjadi halangan bagi orang-orang ini untuk tetap dapat menikmati udara dan suasana yang alami dan segar. Tidak banyak yang menduga bahwa Cianjur menawarkan wisata sejarah yang cukup menarik. Beberapa waktu yang lalu media cukup banyak meliput tentang penemuan Situs…

Wisata pasir putih pantai Delegan, Gresik

Berbicara tentang wisata pantai di sekitar Surabaya memang tidak banyak pilihan selain Pantai Kenjeran. Namun apabila kita mau bergerak sedikit ke luar kota, selain Madura,  Lamongan menawarkan Wisata Bahari Lamongan yang penuh dengan aneka permainan air dan dikelola dengan cukup baik. Tentu saja dengan harga tiket tanda masuk yang lumayan juga. Gresik yang terletak tepat diluar Surabaya juga menawarkan wisata pantai pasir putih dengan biaya yang sangat terjangkau. Tepatnya di…

Teluk Kiluan berpasir putih

Teluk Kiluan berpasir putih

Ngapain jauh-jauh ke Phi-phi island di Thailand kalau di deket-deket sini aja banyak pantai berpasir putih ya. Demikian pikir saya saat merencanakan acara jalan-jalan berikut bersama beberapa teman yang suka foto. Niat awal kami memang menuju ke Karang Gigi Hiu di Kelumbayan, Lampung Selatan yang salah satunya bisa dicapai dari Teluk Kiluan. Tapi biarlah itu ada ceritanya tersendiri yang tidak kalah seru dengan perjalanan Indiana Jones. Mari kita fokus aja…

Pantai Surabaya yang bukan di Jawa Timur

Pantai Surabaya yang bukan di Jawa Timur

Anda bisa dimaafkan apabila menyangka Pantai Surabaya adanya di Jawa Timur. Warga Surabaya sendiri mungkin akan terheran-heran jika ditanya keberadaan pantai ini. Selain pantai kenjeran, rasanya tidak ada lagi pantai lain yang ramai dikunjungi orang untuk tamasya berlarian di pantai, apalagi berenang.

Mercu suar Sembilangan, alternatif tempat wisata di Surabaya

Mercu suar Sembilangan, alternatif tempat wisata di Surabaya

Mendengar kata Madura yang pertama terlintas di benak saya adalah … sate. Mungkin sudah alaminya walaupun bukan tipe kulinarian, tapi makanan adalah hal yang paling gampang diasosiasikan dengan suatu lokasi tertentu. Kemudian terbayang karapan. Balapan roda sapi yang selama ini menjadi daya tarik utama wisata ke pulau Madura. Demi alasan yang lebih akademis akan terbayang pulau penghasil garam terbesar di Indonesia. Dan sekian lah cerita tentang Madura. Tidak ada lagi…

Menyusuri jalanan Tehran

Menyusuri jalanan Tehran

Rasanya saya tidak salah inget. Wanita paruhbaya yang duduk di baris tengah, empat kursi dari tempat saya duduk, saat take off dari Dubai masih berpenampilan yang cukup menor dengan make up tebal dan pakaian yang terlihat sangat fashinable dan tentu saja branded. Kini kurang dari 2 jam kemudian sesaat setelah pilot mengumumkan bahwa kita akan segera mendarat, penampilannya sungguh jauh berbeda dengan mengenakan kerudung berwarna gelap dan pakaian yang serba…

Count your blessings 2013

So … satu hari lagi 2013 akan berakhir, dan 2014 segera dimulai. Tahun yang luar biasa penuh dengan kejadian dan keramaian buat saya. Tapi terlepas dari segala sesuatu yang sudah berlalu, mari menghitung blessings di tahun 2013, khususnya yang berhubungan dengan fotografi. 1. Trip ke Madura dan Bromo 2. Trip ke Bali 3. Trip ke Borobudur untuk Sunrise 4. Trip ke Manado, twice 5. Trip ke Papandayan (night trip) 6….

GAWPC Top 200

GAWPC Top 200

GAWPC adalah kontes foto tahunan yang diselenggarakan Garuda Indonesia, maskapai penerbangan nasional Indonesia. Katanya sih lomba tingkat dunia dan cukup banyak peminatnya. Tahun ini ada sekitar 65 ribu foto yang dikirim untuk kontes ini. Penasaran dengan lomba ini, saya dan beberapa temen iseng-iseng ikut mengirimkan beberapa foto. Akan ada 3 saringan yang harus dilewati yaitu, top 1000, top 200, top 5 .. dan akhirnya akan ditentukan pemenang dari masing-masing kategori…

Lost | Found : Pameran IPC 15-17 Nov 2013

Lost | Found : Pameran IPC 15-17 Nov 2013

It’s 15 November ! Hari yang bersejarah lho buat milestone fotografi saya .. Kok bisa ? ya iya lah .. hari ini pembukaan pameran IPC di Kemang. Ciee .. yang sudah berpameran .. !! errh .. yaa .. gitu deh. Katanya siklus fotografi seseorang belumlah lengkap kalau karya nya belum dipamerkan untuk publik. Pameran di layar monitor sendiri ngga termasuk lho ya … Jadi dengan segala keterbatasan waktu dan kemampuan,…

Iran, negeri para Shah

Untuk seorang kantoran seperti saya, berkunjung ke Iran adalah suatu hal yang tidak terbayangkan sebelumnya. Negara dengan sejarah panjang sejak sebelum masehi, revolusi dalam negeri, perang dengan negara tetangga, dan masalah nuklir adalah hal-hal yang identik dengan Iran untuk saya. Foto-foto berikut menggambarkan Iran dari kaca mata seorang pendatang dengan bermodalkan kamera dan niat untuk mengabadikan moment ..

Iran, the daily people

Minggu kemaren kebetulan ada tugas kantor yang mengharuskan saya ke Tehran, Iran. Tidak pernah terbayang sebelumnya bagaimana keadaan di negara yang sedang mengalami embargo, dan kontak terakhir dengan dunia luar adalah saat perang besar melawan negara tetangganya.   Informasi yang minim dan bahasa yang digunakan juga tidak terlalu membantu memberikan gambaran bagaimana kehidupan sehari-hari di Tehran, sampai saya sendiri mengalaminya …   #1 – Morning Fashion Temperatur saat ini di…

Bali dalam 7 frame

Bali dalam 7 frame

Perjalanan kali ini terasa sedikit berbeda dibandingkan dengan banyak perjalanan saya sebelumnya. Bisa dikatakan fokus perjalanan agak sedikit bergeser dari yang biasanya full force untuk motret. Somehow sekarang terasa lebih banyak unsur liburannya.

Terperangkap lorong waktu di Laweyan

Terperangkap lorong waktu di Laweyan

“Nanti sesudah lampu merah di depan sudah masuk daerah Laweyan. Banyak toko batik sepanjang jalan itu. Bapak tinggal pilih yang mana sesuai selera.”, terang pengemudi taksi yang mengantarkan kami dari FAVE hotel Adisucipto ke daerah Laweyan ini. Saya teringat pengemudi taksi lain semalam yang mengatakan tidak ada yang jauh di Solo, dan hal itu terbukti pagi ini. 5 menit dari hotel dan argo pun belum menyentuh 15rb rp, kami sudah…

Borobudur penuh harapan

Borobudur penuh harapan

Setapak demi setapak undakan anak tangga yang terbuat dari batu alam itu saya pijak. Cukup tinggi dan curam untuk ukuran langkah laki-laki dewasa jaman sekarang. “Apa mungkin para manusia di abad ke 8 itu berukuran seperti raksasa ?”, gumam saya. Namun tidak banyak waktu untuk memikirkan hal tersebut karena suara-suara orang berbincang dalam bahasa jerman dan singlish mulai terdengar sayup-sayup makin mendekat di belakang saya.

Bromo, mengejar sang bintang

Bromo, mengejar sang bintang

Udara yang dingin menggigit mengingatkan saya dengan perjalanan ke Papandayan dan Ciwidey tahun 2012 lalu. Bedanya mungkin saat ini saya lebih siap dalam hal perlengkapan. 2 set jaket dan topi kupluk sudah stand by untuk digunakan jika hawa dingin menjadi tidak tertahankan. Menjelang tengah malam kami berbelok kanan, keluar dari jalur jalan Pasuruan-Probolinggo mengambil jalan yang menuju desa Ngadisari. Tidak terburu-buru tapi nampak ada beberapa mobil di belakang kami membentuk…

Kemilau pesisir pantai Minahasa Tenggara

Kemilau pesisir pantai Minahasa Tenggara

Saya bergidik membayangkan ban belakang mobil yang hampir selip dan terjepit di rekahan tanah yang menjadi jalur aliran air. Jalanan ini jelas pernah mulus, terlihat dari bagian-bagian aspal menghitam yang masih mengeras di sana sini. Tapi sebagian besar permukaan jalan sudah hancur menyisakan got-got mini di tengah jalan dengan beberapa bagian tanah pembatas antar got tersebut yang masih cukup lebar untuk dilewati ban mobil. Tergelincir masuk ke got tersebut, ban…

Temboan, kenangan di puncak dunia

Temboan, kenangan di puncak dunia

Saya duduk dalam diam, mencoba menikmati goncangan demi goncangan dan naik turunnya kursi tempat duduk tanpa bisa berbuat apa-apa. Bacaan sudah lama habis, dan kantukpun sudah lama menghilang, tapi tetap saja perjalanan belum ada tanda-tanda akan berakhir.  Deru mesin pesawat tidak lagi terdengar, yang ada hanya ada seruan-seruan lirih penuh kuatir setiap badan pesawat terhempas 1-2 meter dari ketinggian semula. Yah .. sudah resiko perjalanan malam, walaupun saya sendiri tidak…

Nikmatnya pepes jambal bendungan Walahar

Nikmatnya pepes jambal bendungan Walahar

“Air mengalir sampai jauh, akhirnya ke laut …”, menurut potongan lagu Bengawan Solo yang sangat dikenal tua dan muda di luar dan dalam negeri. Tapi di depan saya  ini bukanlah Bengawan Solo, melainkan sungai Citarum yang menjadi salah satu urat nadi kehidupan di Jawa Barat, khususnya daerah sekitar Karawang.

Papandayan, keabadian edelweis

Saya terbangun karena udara dingin yang menggigit. Topi kupluk, kaos kaki dan dua lapis jaket dengan hoodie-nya belum sanggup menahan gempuran hawa dingin pegunungan. Di loteng warung yang kami pinjam sebagai tempat istirahat ini keadaan cukup sempit untuk empat orang. Tapi dinginnya udara pagi di Papandayan tetap menyusup masuk.

Titik nol, mercu suar Anyer

Saat pintu terbuka, udara pengap menyeruak berlomba memenuhi rongga hidung dan pernapasan saya. Terdiam di ambang pintu, perlu  beberapa saat untuk menyesuaikan dengan keadaan ruangan gelap yang berbentuk lingkaran tersebut. Luasnya tidak seberapa.  Garis tengah kurang lebih 15-an meter, dan di bagian tengah ada silinder berukuran raksasa yang menjulang dari lantai sampai ke plafon. Di dinding silinder tersebut ada pintu yang terbuat dari besi. Mungkin pada masanya, tempat itu berfungsi…

Sawarna, birunya Indonesia

Sawarna, birunya Indonesia

I love the blue of Indonesia .. begitulah bunyi lagu salah satu iklan yang sering ditayangkan di TV pada masanya dulu (ketahuan deh umurnya ..:D), dan kalimat ini benar-benar terbukti nyata saat saya dan beberapa teman dari IPC bermain-main di bebatuan karang dan pantai berpasir putih di Sawarna.

Sate Maranggi : Kuliner Cikampek

Menyebut nama Cikampek sudah pasti identik dengan jalan tol. Ya .. hampir semua orang yang ingin ke Bandung atau ke Jawa melalui jalur Pantura pasti melewati daerah ini. Namun di kalangan pecinta kuliner, ada lagi yang jadi daya tarik Cikampek. Sate maranggi yang legendaris itu. Demi untuk mengobati rasa penasaran, saya rela menempuh jarak 70 km ke arah timur Jakarta untuk mencicipi Sate Maranggi ini, hanya bermodalkan referensi dari teman-teman…

Ciwidey – antara bintang, kabut, dan strawberry

Pertama dan terakhir kali saya ke Ciwidey adalah dalam rangka ospek kampus tahun 1996. Yang tersisa dalam ingatan hanyalah suhu yang luar biasa dingin dan teriakan-teriakan senior yang sedang bergembira diatas penderitaan para juniornya. 16 tahun kemudian para senior dan junior sudah sepuh (ada yang berjodoh juga), tapi suhu udara yang super dingin belum berubah. Masih tetap lebih dingin dari suhu terdingin AC mobil saat kami tiba di bumi perkemahan…

Danau UI dan BonBin Ragunan

Menjelang overnight camping trip yang rencananya akan ke Ciwidey, weekend ini hunting pemanasannya yang deket-deket dulu deh. Tadinya diskusi sempat mengarah ke daerah hutan pinus di gunung Salak, Bogor, tapi karena pertimbangan jarak, diputuskan huntingnya di sekitaran danau UI, dan kalau memungkinkan dilanjutkan ke Ragunan. Danau UI selama ini terkenal dengan ROL dan penebar jala, kalau cukup beruntung lho ya .. Kita lihat aja nanti gimana nanti di lapangan. Meeting…

Wisata air tawar Waduk Jatiluhur

Dari perjalanan ke Situgunung-Sukabumi bulan April yang baru lewat saya sebenarnya masih penasaran dengan memotret suasana danau disaat matahari terbit. Untung aja ditengah isu-isu sweeping geng motor, masih ada 2 orang temen yang cukup gila untuk diajak bangun pagi menuju ke Waduk Jatiluhur. Mulai dibangun sejak tahun 1957, waduk ini secara resmi dinamakan waduk Ir. H. Juanda. Luasnya sekitar 8300 hektar dan fungsinya bermacam-macam mulai dari PLTA, untuk irigasi sawah, pariwisata, pembinaan olahraga…

Pesona pagi di Situgunung

Perjalanan ke Situgunung – Sukabumi dmulai jam 10 malam dari tempat rendesvouz di TIS. Lewat tol jagorawi, kami mampir sebentar di sentul rest area untuk menambah supply makanan. Pilihan untuk melakukan perjalanan malam ternyata tidak mengecewakan. Jam 00.30 konvoi 3 mobil kami tiba di daerah Cisaat. Dengan patokan Polsek Cisaat, kami harus belok kiri keluar dari jalan utama yang menuju kota Sukabumi. Tapi sebelum menuju penginapan, kami memutuskan untuk menambah lagi supply…