Follow Me !
Follow My IG
  • Last weekend we had a short getaway to Jogja Forhellip
  • Selesai seminar 2 bersama 3 dosen super baik Now offhellip
  • How prepared are you? Two more weeks and its gettinghellip
  • Over the last few years I always get to seehellip
  • Jumat itu hari yang paling menyenangkan buat berlehaleha Berandaiandai tentanghellip
  • All my life essentials in one frame flowers flowerstagram fujihellip
  • Every beginning has an end and every ending is thehellip
  • Another milestone End of another grueling two years I thinkhellip
IMG_20140818_151115

Brownbag v2.1 – revelation

Brownbag tadi malam bukanlah pertama kali diadakan dan yang saya hadiri. Sebelum ini sudah beberapa kali diadakan sebagai ajang kumpul-kumpul dan cerita-cerita. Dan seperti biasa isinya adalah cerita seru dan rame dari berbagai tempat di pelosok dunia. Tapi somehow buat saya acara tadi malam menjadi semacam pencerahan terhadap cara pandang saya tentang perjalanan fotografi pribadi saya …

SAM_2071

Oya sebelum lebih jauh, mungkin ada yang bertanya apa sih Brownbag itu ? Tas coklat ? Well .. brownbag adalah istilah untuk acara kumpul-kumpul dan sharing yang kami inisiasi beberapa bulan yang lalu. Apa aja yang disharingkan ? Anything ! Kecuali mungkin kartu kredit dan PIN ATM ya. Pada dasarnya kami percaya dengan sharing dan diskusi akan memperkaya wawasan seseorang dan menjadi sumber inspirasi kreatif bagi siapapun yang bergerak di bidang apapun.

 

Trus siapa tuh .. kami ? Nah … kami adalah sekelompok pegiat dan penikmat foto yang senangnya jalan-jalan, motret, dan cela-celaan di group maupun mailing list. Jadi acaranya terbatas untuk kami saja ya ? Yap .. acaranya terbatas untuk kami. Tapi ada kabar gembira (untuk kita semua…), bahwa kami ini terus berkembang dalam jumlah dan akan dengan senang hati apabila kamu-kamu bergabung menjadi kami. Semakin besar kelompok dan semakin beragam latar belakang anggotanya tentu saja akan membawa ragam dan warna yang berbeda pada kelompok tersebut …

SAM_2075

Cukup abstrak ? Ya sudahlah .. sebelum ngelantur lebih jauh, lebih baik saya kembali kepada pencerahan yang saya temukan tadi malam.

 

Selama ini pendekatan saya untuk fotografi sangat berfokus pada single foto, frame per frame dengan keunikannya sendiri-sendiri. Seringnya saat berkunjung ke suatu tempat, saya sudah merencanakan akan menuju kemana yang bagus untuk jenis foto apa berdasarkan referensi yang saya baca. Jadi acara jalan-jalan adalah sebuah ‘tugas’ yang harus diselesaikan dengan target yang harus dicapai. Betul hal ini cukup memuaskan saya pribadi selama ini. Setiap pulang dari perjalanan ke Su..atu tempat pasti ada lah 1-2 bahkan beberapa frame yang akan jadi foto favorit saya yang akan saya pajang di blog, gallery, bahkan bisa jadi akan saya jadikan wallpaper komputer saya. And then .. what ? *tuut .. tuut .. tuut..*

SAM_2077

Melihat rangkaian foto, cerita dan ekspresi yang tergambar dari foto-foto di Venice, Ciletuh, Flores, dan Seattle yang di presentasikan oleh masing-masing pemateri tadi malam, tiba-tiba saya bisa merasakan apa yang hilang dari pengalaman perjalanan memotret saya selama ini. Sesuatu yang bisa saya rasakan .. tapi tidak bisa saya deskripsikan secara jelas. Saya kehilangan alur cerita foto-foto saya tentang tempat yang saya kunjungi tersebut. Betul saya punya beberapa foto iconic yang menjadi ciri khas tempat yang saya kunjungi itu, tapi kumpulan foto yang saya punya tidak memiliki cerita dari sudut pandang saya sendiri yang berada disana. Mungkin ini sebabnya setiap melihat kumpulan foto-foto di album saya, I dont feel myself being there .. present in the picture.

 

Selama ini saya selalu terpaku pada pakem bahwa motret yang bagus adalah saat matahari terbit, pagi hari, sore hari, dan saat blue hour. Selain waktu-waktu tersebut, monggo silahkan tidur saja atau jalan-jalan cantik. Secara tidak langsung diluar periode tersebut kamera akan saya simpan dan saya tidak lagi mencoba menggambarkan tempat dimana saya berada tersebut dengan kaca mata saya sendiri. Keadaan ini tidak memaksa saya untuk kreatif memotret pada saat-saat yang kurang ideal selain yang disebutkan tadi. Akibatnya, selain foto-foto yang saya hasilkan terlihat monoton dengan gaya dan tone yang sama, jumlahnya juga terbatas. Sangat disayangkan …

 

Tapi belum terlambat, dan tidak pernah ada kata terlambat anyway. Pencerahan dari acara brownbag semalam sangat lebih dari cukup untuk memacu saya lebih menikmati proses penciptaan karya fotografi saya, lebih daripada sekedar kejar target setoran.

 

Menunggu sesi brownbag berikutnya, mari kita susun daftar tujuan jalan-jalan …

 

SAM_2092_1

7 Comments

  • arbi

    18.08.2014 at 15:46 Reply

    Saya malah belom pernah ikut brownbag. Heuheu.

  • ferry dp

    18.08.2014 at 16:01 Reply

    Oh… so sweat… eh so sweet….

  • fadlee sierad

    18.08.2014 at 17:16 Reply

    Wow terharu. Ada foto saya di situ wkwkwk
    Yg plg bawah foto jam brp bang?

    • Joe Wongkar

      18.08.2014 at 21:09 Reply

      harus ada dong. bintang tamu gitu loh .. hahaha. foto keluarga itu dah terakhir banget .. jam 11.30 kayanya. marathon euy yang sharing …

  • Kikie

    19.08.2014 at 07:35 Reply

    saya juga belum pernah sempet dateng brownbag… seringnya dipoto buat wallpaper… ehh tut…tut..tut…
    #ini apaan sihh bang, kaya kereta api aja deehh

    • Joe

      19.08.2014 at 08:58 Reply

      Kaya hape .. ilang sinyal .. langsung putus deh .. 😀

  • Anonymous

    19.08.2014 at 09:06 Reply

    Wah ini acara keren bangeeeuutttt. Saya sih tadinya cuma nganterin adek aja, eh jadi tertarik dengan foto2 dan penyajian yg ewsem dari para pemateri. Thx ya Brownbag 🙂

Post a Comment