Follow Me !
Follow My IG
  • Another milestone End of another grueling two years I thinkhellip
  • All my life essentials in one frame flowers flowerstagram fujihellip
  • Last weekend we had a short getaway to Jogja Forhellip
  • Over the last few years I always get to seehellip
  • Every beginning has an end and every ending is thehellip
  • Jumat itu hari yang paling menyenangkan buat berlehaleha Berandaiandai tentanghellip
  • Selesai seminar 2 bersama 3 dosen super baik Now offhellip
  • How prepared are you? Two more weeks and its gettinghellip

Wisata air tawar Waduk Jatiluhur

Dari perjalanan ke Situgunung-Sukabumi bulan April yang baru lewat saya sebenarnya masih penasaran dengan memotret suasana danau disaat matahari terbit. Untung aja ditengah isu-isu sweeping geng motor, masih ada 2 orang temen yang cukup gila untuk diajak bangun pagi menuju ke Waduk Jatiluhur.

Mulai dibangun sejak tahun 1957, waduk ini secara resmi dinamakan waduk Ir. H. Juanda. Luasnya sekitar 8300 hektar dan fungsinya bermacam-macam mulai dari PLTA, untuk irigasi sawah, pariwisata, pembinaan olahraga dayung, dan tentu saja sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar.

Untuk misi sunrise hunting kali ini perjalanan dimulai jam 4.30 am dari Jakarta menuju arah Bandung lewat tol tanjung priok. Melalui tol cikampek dan dilanjutkan tol purbaleunyi, di km 80 siap-siap untuk keluar di pintu tol Jatiluhur. Dari pintu tol belok ke kiri, dan kurang lebih 1 km belok kiri lagi. We are set .. Jatiluhur here we come !

waduk jatiluhur

Pemandangan yang menyambut kami sungguh luar biasa. Permukaan waduk yang luas dan berkabut dengan latar belakang perbukitan memberikan kesan seperti sedang menyusuri sungai di pedalaman China.

waduk jatiluhur

 

Selain pariwisata, hasil perikanan juga merupakan salah satu sumber penghidupan masyarakat sekitar waduk. Ikan air tawar seperti nila dan ikan mas banyak dijual baik yang sudah dikeringkan ataupun yang sudah siap saji.

waduk jatiluhur

 

Capek berkeliling tidak ada yang lebih menyegarkan dibandingkan sajian kelapa muda sambil bersantai di bale-bale yang banyak  tersedia di pinggir waduk.

 

 

Menjelang jam 12 siang kami bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta. Sebenarnya masih banyak hal menarik yang harus dilihat di Waduk Jatiluhur, seperti tempat pelelangan ikan di  tengah waduk yang harus dicapai dengan perahu. Tapi biarlah itu menjadi alasan bagi kami untuk kembali lagi ke Jatiluhur nanti ..

waduk jatiluhur

No Comments

Post a Comment